Jualan Online Jadi Tren Saat Pandemi. Lalu Apa Saja Etika Jualan Online?

0
90
Jualan Online

Etika dalam berbisnis harus diperhatikan baik itu usaha offline maupun online. Jualan Online Jadi Tren Saat Pandemi. Lalu Apa Saja Etika Jualan Online?

Pemberlakuan social distancing yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan ikut berdampak pada tren minat belanja online orang Indonesia. Ketika kamu memutuskan untuk masuk ke dunia usaha, baik itu usaha online maupun offline, kamu harus sudah menyiapkan semuanya dengan matang, salah satunya adalah mengetahui etika bisnis. 

Banyak kegagalan transaksi online terjadi karena konsumen yang tidak percaya kepada sang penjual. Oleh karena itu, etika seorang pebisnis harus sangat diperhatikan. Kita harus bisa membuat konsumen percaya dan puas atas pelayanan yang kita berikan.

Untuk itu, kamu yang baru ingin memulai usaha online harus belajar dan lebih memperhatikan etika saat berkomunikasi dengan konsumen.

1. Selalu Bersikap Ramah Kepada Pembeli

Saat berjualan online kamu akan menemukan tipe karakter konsumen yang pastinya berbeda-beda. Oleh sebab itu, kamu harus selalu bersikap ramah kepada konsumen untuk mendapatkan kesan pertama yang baik. Tidak hanya kesan pertama, mempertahankan image sebagai toko online yang baik dan ramah harus selalu dipertahankan karena keramahan adalah salah satu hal yang dapat membuat pembeli kembali lagi untuk membeli.

2. Selalu Menyapa dengan Panggilan yang Sopan

Untuk awal yang baik saat dimulainya komunikasi biasakan untuk memanggil konsumen dengan panggilan bapak atau Ibu. Tetapi tergantung juga dari target konsumenmu, panggilan bisa berdasarkan dari usia dan gender. Sebagai komunikasi awal kamu harus memanggil mereka dengan sebutan yang sopan sehingga konsumen merasa lebih dihormati.

Punya Fitur dan Teknologi Terkini, OPPO A Series Cocok Untuk Konsumen Berjiwa Muda

3. Jujur dalam Menuliskan Deskripsi Barang

Kejujuran merupakan hal yang penting dalam memulai usaha apapun. Jika kamu tidak jujur sudah pasti usaha kamu tidak akan maju. Salah satu kejujuran yang harus diperhatikan adalah saat kamu menaruh deskripsi penjelasan seputar barang yang kamu jual. Kamu harus memberikan penjelasan yang benar tentang produk. Jika sampai kamu memberikan keterangan palsu, maka konsumen tidak akan percaya pada tokomu.

4. Tidak Menyalahgunakan Data Pembeli

Dalam proses jual beli online, konsumen otomatis akan memberikan alamat atau nomor telepon secara lengkap karena data tersebut diperlukan untuk transaksi dan pengiriman barang yang telah dipesan. Walaupun kamu telah mengetahui data yang bersifat pribadi itu, kamu tidak berhak untuk menggunakannya diluar kepentingan transaksi. Itu karena privasi konsumen harus selalu dijaga secara rahasia.

5. Packing Barang dengan Rapi

Sebagai penutup atau balasan terima kasih kepada konsumen karena telah membeli barang jualan, jangan lupa untuk membungkus barang dengan rapi dan baik agar barang sampai ditujuan dengan selamat dan hal itu menambah kesan baik usahamu di mata konsumen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here